Senin, 16 April 2018

Liburan ke Museum Sejarah Jakarta, Sebuah Pengalaman Tak Terlupakan

MUSEUM SEJARAH JAKARTA
(sumber:jakarta-tourism.go.id)

Di antara berbagai pilihan liburan di Jakarta, jelajah museum adalah salah satu alternatif yang kerap terlupa. Padahal, ada banyak pengetahuan dan pengalaman baru yang bisa kamu dapatkan di museum-museum ini. Seperti salah satunya bisa kamu dapatkan di Museum Sejarah Jakarta atau yang juga dikenal dengan nama Museum Fatahillah atau Museum Batavia. 

Buat kamu yang kerap berkunjung ke kawasan Kota Tua Jakarta, keberadaan Museum Sejarah Jakarta pasti sudah tidak asing lagi. Bangunan ini berdiri dengan megah dan nampak mencolok bila dibandingkan dengan gedung-gedung lain di sekitarnya. Dan isinya ternyata sangat menarik loh, sayang banget kalau nggak pernah masuk ke dalamnya.

Sejarah 


sumber:bacherachtsgracht.blogspot.com

Museum Sejarah Jakarta dibangun pada tahun 1620 dan diresmikan pada tahun 1710. Dulunya gedung ini adalah kantor Balaikota yang digunakan oleh Belanda. Selain itu, gedung ini juga pernah digunakan oleh Pemerintah Provinsi Jawa Barat sebagai kantor pusat pada tahun 1925 – 1942. 

Setelah itu, gedung ini mengalami beberapa peralihan fungsi. Mulai dari Kantor Pengumpulan Logistik Nippon, Markas Komando Militer Jakarta Barat, dan akhirnya menjadi Museum Sejarah Jakarta yang diresmikan pada tahun 1974.
 
Apa Saja Sih Isinya?


sumber:flickr.com/people/96004672@N04

Tidak hanya gedungnya yang memiliki sejarah panjang sejak ratusan tahun silam. Koleksi dari tempat wisata di Jakarta ini pun menyimpan sejarah perjuangan bangsa yang terjadi di Jakarta daerah lain di Indonesia. 

Total terdapat lebih dari 25 ribu koleksi di dalam museum ini. Tidak semuanya asli, beberapa di antaranya adalah replika yang dibuat dengan sangat baik agar menyerupai aslinya.
 
Berbagai macam benda dari zaman pra sejarah sampai dengan momentum perjuangan bangsa terdapat di museum ini. Juga ada benda-benda antik seperti perkakas dari masa lampau, mebel, meriam Si Jagur, sampai sel tahanan Untung Suropati.
 
Semua koleksi terletak di tempat yang terbagi-bagi menurut zaman dan kisahnya. Sehingga kamu bisa mempelajarinya satu demi satu, tanpa bingung tercampur antara satu kisah dengan kisah lainnya di dalam museum ini.
 
Tiga Lantai Yang Unik


sumber:flickr.com/people/96004672@N04

Dari luar, tempat wisata di Jakarta ini nampak seperti hanya terdiri dari dua lantai saja. Namun ketika kamu masuk ke dalamnya, kenyataannya gedung ini memiliki tiga lantai, dengan satu lantai bawah tanah.
 
Koleksi dari masing-masing lantai pun berbeda. Area lantai bawah tanah berisi penjara bawah tanah yang dulu dipakai Belanda untuk menahan para pejuang. Sementara pada lantai satu diisi dengan peninggalan VOC, kerajinan, prasasti dan gerabah dari zaman purbakala.
 
Pada lantai dua, isinya adalah mebel, lukisan-lukisan dari zaman Belanda, ranjang dan berbagai perabotan kuno yang masih tersimpan dengan rapi di dalam museum ini. Semuanya diberi penjelasan dari mana asalnya dan sejarahnya, sehingga kamu bisa dapat banyak pelajaran menarik dari sini.
 
Jam Operasional 


sumber:beritadaerah.co.id

Museum Sejarah Jakarta buka pada hari Selasa sampai dengan Minggu, Senin libur. Jam buka mulai dari pukul 09.00 – 15.00, dengan tiket mulai Rp 2 ribu sampai Rp 5 ribu saja. Murah meriah bukan?
 
Dengan harga tiket yang sangat terjangkau, Museum Sejarah Jakarta menyimpan kenangan yang tak ternilai. Rasanya tak cukup waktu sehari untuk menikmati semua koleksinya yang sangat berharga.
 
Selain Museum Sejarah Jakarta, Ibukota Indonesia ini juga punya banyak tempat wisata sejarah lain yang patut dikunjungi. Lebih lengkapnya, simak di halaman ini.
 
Bangsa yang besar adalah bangsa yang menghargai sejarah bangsanya, demikian kata Bung Karno. Jadi, kapan main ke Museum Sejarah Jakarta?

2 komentar:

  1. Wisata museum itu emang murah meriah yaaa. Belum pernah ke sini, mudah2an suatu saat.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Murah dan mudah pula disambangi. Aku beberapa kali ke sini nggak bosen.

      Hapus