Rabu, 25 Mei 2016

Ragam Gaya Celana


Di pasaran tersedia berbagai macam celana, problemnya adalah bagaimana memilih yang paling tepat.

Celana panjang kini bak sahabat bagi tiap perempuan. Aktivitas sehari-hari memang termudahkan dengan busana yang sejatinya lahir untuk kaum adam. Beragam bentuk celana pun dengan mudah ditemukan. Pallazo, harem, bahkan celana dengan aksen rok bertebaran.

Untuk tampil menarik dengan celana, perlu lakukan padu padan yang tepat, tapi tanpa meninggalkan gaya personal setiap individu. Buat saya pribadi, yang penting percaya diri. Karena rasa percaya diri adalah busana terbaik yang bisa dikenakan setiap orang.

ragam gaya celana
Celana bermotif besar 
Lokasi: Talang Air Pringsewu Lampung - Foto oleh: Yopie Pangkey

Celana Bermotif
Celana dengan motif besar akan membuat pemakainya terlihat besar pula. Hal inilah yang jadi pertimbangan saya ketika membeli celana bermotif besar. Dengan badan kecil, tentunya berpinggul kecil pula, motif besar dengan warna terang adalah yang paling cocok buat saya. Sedangkan yang bertubuh besar, akan cocok jika memakai motif kecil-kecil dalam warna tua.  
  
Bila sudah terlanjur membeli celana dalam motif terang namun memiliki tubuh besar, siasati dengan mengenakan luaran yang panjang dan menutupi bagian paha. Untuk atasannya, pilihlah yang berwarna gelap.

Kunci memilih warna untuk atasan, kerudung, atau sepatu bagi celana bermotif adalah memakai warna yang terdapat dalam motif celana. Mengenakan item bermotif juga masih sah dipadukan dengan celana yang bermotif, selama motif sejalan atau mirip. Jangan mengenakan kerudung kotak-kotak, celananya bulat-bulat.
 
Aladin pants 
Difoto oleh : Samsiah - Lokasi : Soekarno Hatta International Airport

Harem Aladin Pants
Celana ini boleh dibilang bak perpaduan celana harem dan celana gaya aladin, sang pemuda miskin bercelana gembung yang memikat hati Putri Yasmin pada kisah 1001 malam. Celana harem lebar di pinggul lalu mengecil di bagian kaki dengan kerut di bagian bawah. Celana Aladin menggembung di bagian kakinya.


Celana model ini dipadukan dengan atasan yang simpel dan tidak bervolume. Pasalnya, celana ini sudah cukup bervolume di bagian bawah. Bila mengenakan kaos sebagai dalaman, luarnya diberi cardigan. Atau, cukup kenakan kemeja lengan panjang.

Mereka yang memiliki kaki jenjang cocok mengenakan celana ini. Sebaliknya, pemilik tubuh mungil seperti saya yang kakinya tidak jenjang (ntar deh disambung pake pipa biar jenjang haha) bisa diakali dengan menggunakan heels jika ingin memakai celana model ini. Ketimbang menggunakan celana harem aladin, celana harem yang bawahnya tidak menggembung bisa dikenakan. Celana model ini juga cocok bagi mereka yang berbadan besar.
 
Drawstring pants dengan atasan kemeja panjang
Lokasi : Taman Kupu-Kupu Gita Persada Lampung
Foto : Yopie Pangkey

Drawstring Pants
Celana dengan tali yang bisa diikat di perut ini cocok bagi mereka yang berpinggang kecil, contohnya saya. Alasannya karena celana ini membuat badan jadi kelihatan berisi, sehingga lebih proporsional karena ada volume di pinggangnya.
 

Namun, bagi pemilik badan besar cukup susah bermain gaya dengan drawstring pants. Atensi di bagian pinggul timbul akibat kerutan di perut.

Atasan bervolume bisa dikenakan dengan celana ini. Caranya, masukkan atasan ke celana lalu gembungkan sedikit. Syarat mengenakan celana ini, gaya drawstring-nya harus kelihatan karena detail inilah yang membuat penampilan lebih menarik. Bila ingin mengenakan cardigan, syaratnya dalaman mesti dimasukkan. 

Agar detail drawstring tetap kelihatan, umumnya memang tidak disarankan mengenakan atasan yang panjang karena akan menutupi bagian tersebut. Tapi, ketika saya mencoba padu padan celana ini dengan kemeja panjang, tidak mengurangi gaya tampilan meski detail drawstring tertutupi.
 
Celana rok *sumber foto: katalog.or.id*

Celana Beraksen Rok
Celana model ini cukup ramai, karena itu disarankan mengenakan atasan yang sederhana. Bawahannya sudah heboh, atasannya jangan terlalu heboh. Kira-kira begitu, ya. Cutting atasan jangan pula terlalu edgy. Baju lengan panjang atau blus biasa, cocok untuk dipilih sebagai atasan. Tambahan sabuk tidak dibutuhkan saat mengenakan celana model ini.

Celana ini cocok dikenakan oleh siapa saja karena roknya menyamarkan ukuran pemakai. Namun, bila mengenakan celana beraksen rok dengan motif, bawahan sudah cukup menjadi statement penampilan. Untuk warna atasan, pilih yang warnanya ada dalam motif celana.

Untuk kesan lebih edgy, gunakan kerudung yang menutupi dada bila mengenakan atasan biasa.
 
Saya sedang suka sekali pake celana model palazzo ini :) 
Difoto oleh : Romi Belitung (kanan), Cepi Sumantri (kiri)
Lokasi : Vihara Dewi Kwan Im Belitung (kanan), RM Fega di Manggar (kiri)

Pallazo
Banyak yang bilang, celana ini harus ada di setiap lemari Muslimah. Karena mesti, saya pun beli. Nggak banyak sih, cuma dua hehe. Satu warna hijau tua polos, satunya lagi warna biru bermotif kecil-kecil. Celana berpipa lebar ini cocok dikenakan pemilik bentuk tubuh apapun. Berhubung celana ini lebar, biasanya disarankan mengenakan sepatu berhak tinggi bila tubuh kurang proporsional (seperti saya hehe). Tujuannya supaya tidak tenggelam. 

Karena pallazo merupakan must have item, maka bahan dan coraknya saja yang disesuaikan bagi setiap kesempatan. Untuk acara formal, kenakan pallazo dari bahan yang sedikit kaku. Ini demi memperoleh tampilan resmi. Padankan dengan balero batik atau tenun juga dengan blazer. Menambahkan aksesori di kerudung akan membuat tampilan terkesan mewah.

Kalau kamu suka pakai celana model apa?

23 komentar:

  1. keren keren mbak, mungkin karena yang memakai kamu. sudah cantik gitu dipake in kostum apa juga keceh.

    salam

    BalasHapus
    Balasan
    1. Siapa saja bisa menarik kok mas pakai celana berbagai model, selama bisa memadu padankannya :)

      Terima kasih sudah mampir ya Mas J :)

      Hapus
    2. Uhuk dibilang cantik.eh tapi itu celana roknya bagus.beli dimana Mbak?=)

      Hapus
  2. Idem komenku ama mas Jarwadi, kak.

    Ya ampuuun, mba Rien... dikau irresistable banget lah *opo tho iki*

    BalasHapus
    Balasan
    1. Aku biasa saja mbak :)

      Aku kan sebenarnya nggak punya badan yang proporsional. Jadi, mesti pandai2 memilih busana, termasuk celana. Kalopun terlihat bagus, itu karena padu padannya (mungkin) cocok :)

      Hapus
  3. duuhhhh mupeng badannya mba rien.. mungil dan imut-imut... kayak masih SMP ajaaa... inii kubagiii daging mbaa... *_*

    BalasHapus
    Balasan
    1. Sini bagi ke aku badannya mbak. Mau banget :D

      Hapus
    2. aku bagi tinggi juga ya :D

      Hapus
  4. Pengen dech celana kaya mba rien, tapi apa ya aku bisa toh ya? Kaya arem-arem nanti hahaa

    BalasHapus
  5. Sekarang2 ini aku agak susah sih cari celana yang pas dan cocok. Jadi ujung2nya balik lagi ke jeans ato celana kargo... kalo pake celana model2 aladin gitu bakal makin keliatan 'besar' aku mbak :D

    BalasHapus
    Balasan
    1. Mbak Dian sudah cocok dengan model celana yang biasa mbak Dian pakai :)

      Hapus
  6. Mbak Rien mah pake celana model apa aja cakeeeeeep

    BalasHapus
  7. Aku sukaaaa banget liat foto yang di talang air Pringsewu itu

    BalasHapus
    Balasan
    1. Itu jepretan Mas Yopie Pangkey :D

      Hapus
  8. Pusing aku kalau masalah padu padan celana dan atasan. Kayaknya semua ga cocok di badan...hahaha. Keren2 foto y Mbak e.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hahaha....selain celana kan ada rok mbak. Mungkin mbak cocok saat padu padan rok :)

      Hapus
  9. Saya lebih suka celana jins mbak :) model-model pensil deh. Kalau model lain nggak pede.

    BalasHapus
  10. Aku sih selalu standar celananya. Dan lebih suka yang baju panjang dengan celana lurus. Kesayangan banget deh pokoknya :D

    BalasHapus
  11. punyaku celana biasa aja, asal nyaman. Soalnya gak bisa mode. :v

    BalasHapus
  12. Wah jadi pengen punya rok celana. Dari dulu pengen beli belum2 ajah hehe.
    Aku kalau pakai celana skrng kurang nyaman, semenjak terbiasa pakai rok, kalaupun pakai celana biasanya kulot atau pakai tunik panjang utk celana yg potongannya pas. Kyke rok beraksen rok cucok buatku :D TFS

    BalasHapus