Minggu, 03 April 2016

Belanja Buku di Gramedia Book Store Teras Kota BSD

Voucher belanja buku dari Gramedia

Pada bulan Februari lalu, tepatnya Sabtu tgl. 20/2/2016, saya hadir di acara Food Blogger Gathering Cozyfield Cafe yang berlokasi di Gramedia Emerald Bintaro. Seusai mengikuti acara tersebut, saya membuat ulasannya di blog. Tak berapa lama, saya dikabari bahwa tulisan saya diapresiasi oleh Cozyfield Cafe dan saya akan diberi hadiah. Ini jadi kejutan bagi saya karena sebelumnya panitia acara gathering tidak ada menyebutkan bahwa ulasan yang diposting oleh blogger akan dilombakan.

Pada bulan Maret, saya diminta oleh pihak Gramedia (melalui Mas Taufan) datang ke Cozyfield untuk menerima hadiah berupa voucher belanja buku di Gramedia Book Store senilai Rp 300.000,- dan sejumlah souvenir Gramedia. Alhamdulillah.


  
Toko Buku Gramedia Teras Kota BSD City

Sabtu kemarin (2/4/2016) saya mulai membelanjakan voucher tersebut. O ya, voucher yang saya terima dapat dibelanjakan di toko buku Gramedia manapun. Karena saya tinggal di BSD, Gramedia mana lagi yang saya datangi kalau bukan Gramedia Teras Kota BSD.

Beli buku apa ya? Hmm....tadinya saya mau beli 2 buku dan 3 edisi majalah NatGeo Traveler. Tapi ternyata vouchernya tidak berlaku untuk pembelian majalah, hanya untuk buku. Ya sudah akhirnya saya pilih 3 buku yang memang sedang saya inginkan, yaitu Ayat-Ayat Cinta 2 karya Habiburrahman El Shirazy, Garis Batas karya Agustinus Wibowo dan 7 Hari Belajar Fotografi karya Harry Tjiang. 
  

Saya penggemar berat novel dan film Ayat-Ayat Cinta. Kisah cinta Fahri, Aisyah, dan Maria dalam nuansa religi yang kental itu bagi saya amatlah memikat. Jadi, saat keluar Ayat-Ayat Cinta 2, saya merasa mesti beli dan baca. Rugi kalau ketinggalan he he. 

Saya sangat menyukai kisah perjalanan yang dituliskan dengan begitu apik oleh Agustinus Wibowo dalam novel Titik Nol. Gaya bahasa dan cara Agustinus bertutur, amat mengesankan. Tulisannya sangat dalam, sangat personal, dan sangat sarat akan pelajaran dan pengalaman. Garis Batas dan Selimut Debu adalah dua buku yang sudah lama saya incar. Saat ini, saya beli Garis Batas dulu. Kalau sudah khatam, baru beli Selimut Debu.

Buku ketiga adalah 7 Hari Belajar Fotografi. Kenapa saya beli buku ini? Karena saya punya kamera tapi tidak bisa pakai kamera dengan benar sehingga hasil jepretan saya lebih banyak biasa-biasa saja ketimbang bagusnya he he. Meski sudah punya abang baik yang punya ilmu mumpuni dibidang fotografi, dan bisa ditanya-tanya kapan saja, tetap saja saya masih perlu buku tuntunan semacam ini. Ya, tinggal rajin-rajin aja baca dan praktek. Kalau baca mulu nggak praktek, nggak bisa-bisa hehe.

Dibaca di mana ya enaknya novel-novel itu? Di pulau sepi yang paling sepi :))


3 komentar:

  1. Kok ngga beli komik Mak Irits Mba Rien? Hihihi

    BalasHapus
  2. Kalau saya masih lebih suka menonton filmnya tayang mba rien, hehehehehe. Karena di pulau sepi suka takut kl baca sendirian.

    BalasHapus
  3. Hi Katerina, semoga buku 7 hari belajar fotografinya bermanfaat ya...nantikan buku selanjutnya tentang foto makanan

    Salam
    Herry Tjiang

    BalasHapus